DFACTONEWS.COM,MINAHASA — Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sulawesi Utara menawarkan program kuliah jarak jauh berbasis online bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Minahasa. Tawaran kerja sama tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Minahasa.
Hal itu terungkap dalam audiensi PW Muhammadiyah Sulut bersama Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Minahasa dan Pimpinan Aisyiyah Sulut serta Minahasa dengan Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., MAP, Rabu (2/9/2026), di ruang kerja Wakil Bupati Minahasa.
Dalam pertemuan tersebut, Muhammadiyah menawarkan skema pendidikan melalui Universitas Muhammadiyah Manado yang memungkinkan ASN melanjutkan pendidikan dengan sistem perkuliahan jarak jauh. Pola ini dinilai memberikan fleksibilitas karena ASN dapat mengikuti proses pembelajaran secara online tanpa harus meninggalkan tugas dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan.
Vanda Sarundajang menyambut baik tawaran tersebut dan mendorong Muhammadiyah segera mempersiapkan konsep kerja sama secara resmi melalui Memorandum of Understanding (MoU).
“Kami menyambut baik tawaran kerja sama ini. Kalau programnya memang dapat membantu ASN meningkatkan pendidikan dan kompetensi tanpa mengganggu tugas kedinasan, tentu ini sangat positif. Kami mendorong Muhammadiyah segera mempersiapkan konsep dan administrasinya untuk dituangkan dalam MoU,” ujar Vanda.
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia ASN menjadi bagian penting dalam mendukung profesionalisme aparatur sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, peluang kerja sama pendidikan seperti ini perlu dikaji dan dipersiapkan secara serius.
Sementara itu, Sekretaris PW Muhammadiyah Sulut Drs. H. Ramli Makatungkang, M.HI, mengatakan, tawaran tersebut merupakan bagian dari upaya Muhammadiyah membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat, termasuk aparatur pemerintahan.
“Kami menawarkan kerja sama ini karena melihat ada kebutuhan untuk memberikan kesempatan kepada ASN melanjutkan pendidikan dengan sistem yang lebih fleksibel. Melalui Universitas Muhammadiyah Manado, kami siap membangun pola kuliah jarak jauh secara online yang dapat menyesuaikan dengan aktivitas dan tugas ASN,” kata Ramli.
Ia menambahkan, Muhammadiyah siap menindaklanjuti hasil audiensi tersebut dengan menyusun konsep kerja sama bersama Pemkab Minahasa. Menurutnya, pembahasan lebih lanjut diperlukan untuk menentukan mekanisme, program studi, sistem pembelajaran serta ketentuan lain yang akan dituangkan dalam MoU.
Dengan adanya tawaran tersebut, kerja sama Pemkab Minahasa dan Muhammadiyah di bidang pendidikan berpeluang memasuki tahap lebih konkret.
Dari pihak Muhammadiyah turut hadir Ketua PD Muhammadiyah Minahasa H. Abshori Abdillah, S.Ag, Ketua PD Aisyiyah Minahasa Siti Hajar Daeng, M.Pd, Ketua Majelis Pendayagunaan Wakaf PWM Sulut Drs. Hartono Bawenti, MH, Sekretaris Majelis Pendayagunaan Wakaf PWM Sulut Sultan Amrullah Dali, S.IP, serta jajaran Universitas Muhammadiyah Manado, yakni Warek I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Risbang Bdn. Ike Fitrah A. Chabibah, SST., M.Kes., M.Keb, dan Warek III Bidang SDM dan Kerja Sama Ns. Suwandi I Luneto, S.Kep., M.Kes.
















