DFACTONEWS.COM,MINAHASA – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak. Salah satunya terlihat dari langkah Polres Minahasa yang turut mengawal dan mendampingi petani binaan hingga hasil panen mereka berhasil terserap pasar secara optimal.
Pada Kamis (18/6/2026), sebanyak 2,4 ton jagung kering hasil panen petani binaan Polsek jajaran Polres Minahasa didistribusikan kepada Perum Bulog. Sebelum dilakukan penyerapan, jagung tersebut terlebih dahulu melewati proses pemeriksaan kualitas dan dinyatakan memenuhi standar dengan kadar air mencapai 11,4 persen.
Keberhasilan penyaluran hasil panen ini menjadi bukti nyata pendampingan yang dilakukan jajaran kepolisian kepada para petani dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. Program pembinaan tersebut tidak hanya berfokus pada proses budidaya, tetapi juga memastikan hasil panen memiliki akses pasar yang jelas dan menguntungkan.
Perum Bulog membeli komoditas jagung tersebut dengan harga Rp6.400 per kilogram. Penyerapan hasil panen oleh Bulog dinilai mampu memberikan kepastian bagi petani sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah.
Proses distribusi berlangsung lancar dengan menggunakan armada angkutan milik Bulog. Seluruh tahapan kegiatan berjalan tertib berkat koordinasi yang baik antara pihak kepolisian, petani, dan instansi terkait.
Melalui kegiatan ini, Polres Minahasa kembali menegaskan dukungannya terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Sinergi yang terbangun antara aparat kepolisian, petani, dan Bulog diharapkan dapat terus berkembang sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di Sulawesi Utara.
Ke depan, kolaborasi serupa diharapkan menjadi motor penggerak bagi sektor pertanian lokal agar semakin produktif, mandiri, dan berdaya saing dalam menopang kebutuhan pangan masyarakat.(ara)
















