banner 728x90

Kapolres Minahasa Ingatkan Ancaman Karhutla, Personel Siaga Hadapi Dampak El Nino

AKBP Steven Simbar: Jangan Tunggu Api Membesar, Setiap Laporan Titik Panas Harus Segera Ditindaklanjuti

banner 120x600
banner 468x60

DFACTONEWS.COM,MINAHASA – “Jangan tunggu api membesar, setiap laporan titik panas harus segera ditindaklanjuti.” Demikian penegasan Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai dampak fenomena El Nino yang melanda sejumlah wilayah.

Menurut Kapolres, kondisi cuaca panas ekstrem yang disertai angin kencang menjadi perhatian serius sehingga seluruh personel Polres Minahasa kini dalam status siaga untuk melakukan langkah pencegahan maupun penanganan cepat apabila terjadi bencana. Kesiapan tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa serta berbagai instansi terkait.

“Kami bersinergi dengan seluruh instansi terkait untuk selalu siap apabila menerima laporan titik-titik hotspot kebakaran hutan ataupun lahan. Kecepatan dalam merespons menjadi hal penting agar kejadian tidak berkembang menjadi lebih besar,” kata AKBP Steven usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Tanggap Bencana Dampak El Nino di Lapangan Dr. Sam Ratulangi, Kecamatan Tondano Barat, Selasa (4/8/2026).

Kapolres menjelaskan, pihaknya terus memperkuat koordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan dalam memantau kondisi wilayah serta menyiapkan langkah penanganan apabila terjadi kebakaran. Selain kesiapan personel, Polres Minahasa juga memberikan dukungan peralatan berupa satu unit kendaraan taktis Heavy Water Defender (HWD) yang ditempatkan di Silian untuk mendukung operasi pemadaman, khususnya di kawasan Gunung Soputan.

AKBP Steven juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembukaan lahan dengan cara membakar. Ia meminta para kepala desa melalui jajaran Bhabinkamtibmas terus memberikan imbauan kepada masyarakat, terutama para petani, karena kondisi kemarau panjang dapat menyebabkan api cepat menyebar dan sulit dikendalikan.

“Kesadaran masyarakat sangat diperlukan. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melapor apabila menemukan adanya tanda-tanda kebakaran. Pencegahan jauh lebih baik daripada melakukan penanganan setelah api sudah meluas,” tegas Kapolres Minahasa.(ARA)