banner 728x90

EL NINO Mengganas, 11 Kebakaran Lahan Terjadi di Minahasa dalam Tiga Hari

banner 120x600
banner 468x60

DFACTONEWS.COM,MINAHASA-Kabupaten Minahasa mulai merasakan dampak serius fenomena El Nino yang memicu meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam kurun waktu tiga hari terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa mencatat sedikitnya 11 kejadian kebakaran lahan yang tersebar di sejumlah wilayah.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Bencana BPBD Minahasa, Merel Sumaraw, mengatakan data tersebut merupakan laporan terbaru hingga awal Agustus 2026. “Itu data terbaru kami sampai sekarang,” ujarnya kepada sejumlah awak media, Senin (3/8/2026).

Menurut Merel, kondisi cuaca yang lebih panas dan minim curah hujan akibat pengaruh El Nino menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi kebakaran lahan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta lebih waspada terhadap munculnya titik-titik api.

BPBD Minahasa juga telah memetakan sejumlah wilayah yang masuk kategori rawan kebakaran lahan, yakni Kecamatan Langowan, Tombulu, Pineleng, Kombi, Lembean Timur, dan Tombariri. Daerah-daerah tersebut kini menjadi fokus pemantauan dan upaya pencegahan selama musim kemarau.

BPBD mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan dengan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dinilai menjadi langkah penting untuk menekan angka kebakaran serta melindungi lingkungan dan keselamatan warga.(ARA)