DFACTONEWS.COM,MINAHASA – Berbagai persoalan pembangunan mencuat dalam agenda Reses Masa Persidangan Ketiga Tahun 2026 anggota DPRD Kabupaten Minahasa Daerah Pemilihan (Dapil) II yang digelar di Desa Tulap, Kecamatan Kombi, Jumat (7/8/2026). Infrastruktur, terutama kondisi jalan dan fasilitas umum, menjadi aspirasi yang paling banyak disuarakan masyarakat.
Reses tersebut menghadirkan tiga legislator Dapil II, yakni Rio S.F. Rindengan, S.Sos., M.A., Marvil Rawung, S.H., dan Braldo R. Korengkeng, S.H. Kegiatan juga dihadiri Sekretaris Camat Lembean Timur yang mewakili pemerintah kecamatan. Warga dari Kecamatan Kakas, Kakas Barat, Kombi, Remboken, Eris, dan Lembean Timur memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai mendesak.
Dialog berlangsung dinamis. Masyarakat berharap pemerintah lebih serius memperhatikan pembangunan infrastruktur yang dinilai berpengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan publik. Selain jalan, warga juga mengusulkan peningkatan sejumlah fasilitas umum agar mampu menunjang kesejahteraan masyarakat.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, ketiga anggota DPRD menegaskan seluruh usulan yang disampaikan warga akan menjadi bahan perjuangan melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD sebagai bagian dari proses penyusunan program pembangunan daerah.
Rio S.F. Rindengan menegaskan aspirasi masyarakat merupakan amanah yang wajib diperjuangkan. Menurutnya, setiap masukan yang diterima selama reses akan dituangkan dalam Pokir masing-masing anggota DPRD agar dapat dibahas bersama pemerintah daerah.
Marvil Rawung menambahkan, seluruh Pokir nantinya akan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk dikaji sesuai mekanisme perencanaan pembangunan. Ia menegaskan setiap usulan akan dievaluasi berdasarkan tingkat urgensi serta kemampuan keuangan daerah.
Sementara itu, Braldo R. Korengkeng mengakui kondisi efisiensi anggaran yang masih diberlakukan pemerintah menjadi tantangan tersendiri dalam merealisasikan seluruh aspirasi masyarakat. Meski demikian, ia memastikan DPRD tetap berkomitmen mengawal kebutuhan masyarakat melalui koordinasi yang intensif dengan Pemerintah Kabupaten Minahasa.
“Kami memahami harapan masyarakat sangat besar. Walaupun belum semua usulan dapat direalisasikan dalam waktu dekat karena keterbatasan anggaran, kami akan terus mengawal dan memperjuangkannya agar masuk dalam prioritas pembangunan daerah,” tegas Braldo.
Melalui agenda reses tersebut, DPRD Minahasa kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat serta memastikan setiap kebijakan pembangunan daerah berorientasi pada kebutuhan riil warga di enam kecamatan yang berada di wilayah Dapil II.(ARA)
















