banner 728x90
MINSEL  

BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi dengan Pemkab Minsel, Perluas Cakupan JKN dan Akses Layanan Kesehatan

Audiensi bahas kepesertaan ASN, dukungan CSR badan usaha, dan penguatan perlindungan kesehatan masyarakat.

banner 120x600
banner 468x60

DFACTONEWS.COM,MINAHASA SELATAN – BPJS Kesehatan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hal tersebut ditandai dengan audiensi Deputi Direksi Wilayah X BPJS Kesehatan, Mokhamad Cucu Zakaria, bersama Bupati Minahasa Selatan, Franky Wongkar, di Kantor Bupati Minahasa Selatan, Kamis (16/7/2026).

Pertemuan tersebut membahas berbagai langkah strategis untuk memperluas cakupan kepesertaan JKN sekaligus meningkatkan kualitas perlindungan kesehatan masyarakat. Program JKN sendiri merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan menjadi salah satu Program Strategis Nasional dalam mewujudkan jaminan kesehatan yang merata bagi seluruh warga.

Dalam audiensi itu, Mokhamad Cucu Zakaria mendorong Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan agar meningkatkan kepesertaan JKN, khususnya melalui pendaftaran anggota keluarga tambahan Aparatur Sipil Negara (ASN) Daerah, seperti orang tua, mertua, anak keempat dan seterusnya, serta anggota keluarga lain sesuai ketentuan yang berlaku. Upaya tersebut dinilai penting untuk memperluas perlindungan kesehatan bagi keluarga ASN sekaligus meningkatkan cakupan kepesertaan JKN di daerah.

Selain itu, BPJS Kesehatan juga mengajak pemerintah daerah membangun kolaborasi dengan dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Dukungan badan usaha diharapkan dapat membantu pembiayaan jaminan kesehatan bagi masyarakat yang belum memiliki perlindungan, sehingga semakin banyak warga yang memperoleh manfaat Program JKN.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Minahasa Selatan Franky Wongkar menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung penyelenggaraan Program JKN melalui kerja sama yang berkelanjutan dengan BPJS Kesehatan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, BPJS Kesehatan, dan sektor swasta menjadi kunci dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, berkualitas, serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan masyarakat Minahasa Selatan yang sehat, produktif, dan sejahtera.(ARA)