DFACTONEWS.COM.REMBOKEN – Dugaan praktik judi sabung ayam di Desa Parepei, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, kembali menjadi sorotan.
Warga mengaku resah dengan aktivitas yang disebut-sebut berlangsung hampir setiap hari di sebuah galangan yang diduga milik warga berinisial AC.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas tersebut diduga masih berlangsung hingga saat ini.
Kegiatan terakhir disebut terjadi pada Sabtu, Minggu, dan Senin. Lokasinya berada sekitar 200 meter masuk lorong dari Gereja Advent Parepei. Keberadaan lokasi yang diduga menjadi arena sabung ayam tersebut menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat.
Pasalnya, aktivitas yang diduga mengandung unsur perjudian itu disebut telah berlangsung cukup lama tanpa adanya tindakan penegakan hukum yang terlihat oleh masyarakat.
Ketua Infestigasi Barisan Masyarakat Adat (BARMAS) Sulawesi Utara, Meidi R. Tendean, secara tegas mempertanyakan respons aparat kepolisian terhadap laporan yang telah disampaikan.
Menurut Tendean, pihaknya menduga telah terjadi pembiaran terhadap aktivitas tersebut karena informasi mengenai dugaan sabung ayam itu telah dua kali dilaporkan langsung kepada Kapolsek Remboken melalui telepon seluler, namun hingga kini belum ada tindakan.
“Kami mempertanyakan mengapa aktivitas yang diduga sebagai perjudian ini masih terus berlangsung. Informasi tersebut sudah dua kali saya sampaikan langsung kepada Kapolsek Remboken melalui telepon seluler, Namun sampai sekarang belum terlihat adanya tindakan penertiban. Karena itu kami menduga adanya pembiaran dan meminta penjelasan kepada pihak kepolisian,” tegas Tendean.
Lebih lanjut, Tendean menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud mendahului proses hukum, namun meminta aparat segera melakukan penyelidikan dan tindakan tegas apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.
“Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum. Jika memang ada aktivitas perjudian di lokasi tersebut, maka harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolsek Remboken, Ferdinand Tumiwa, saat dikonfirmasi awak media terkait informasi tersebut menyatakan akan menindaklanjutinya.
“Kami akan menindaklanjuti informasi tersebut dan melakukan pengecekan di lapangan,” ujar Kapolsek singkat.
Pernyataan tersebut kini menjadi perhatian masyarakat yang menantikan langkah konkret aparat dalam menindaklanjuti dugaan aktivitas sabung ayam yang telah menjadi keluhan warga.(ARA)
















