DFACTONEWS.COM,Minahasa – Pemerintah Kabupaten Minahasa terus memperkuat langkah nyata dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah pusat. Upaya tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Percepatan Program Nasional 3 Juta Rumah yang dipimpin langsung Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., MAP bersama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS., MAP, Jumat (10/7/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa itu menjadi wadah memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, perangkat daerah, hingga para pemangku kepentingan terkait dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Bupati Robby Dondokambey menyampaikan bahwa program 3 Juta Rumah bukan hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi merupakan bagian dari upaya menghadirkan kesejahteraan masyarakat melalui ketersediaan tempat tinggal yang aman, nyaman, dan berkualitas.
Menurutnya, kebutuhan akan hunian yang layak masih menjadi tantangan bersama, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Karena itu, sinergi antara pemerintah, pengembang, dan masyarakat menjadi kunci agar program tersebut dapat berjalan tepat sasaran.
“Yang kita bangun bukan hanya rumah, tetapi juga lingkungan permukiman yang sehat, tertata, dan memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan pentingnya akurasi data penerima manfaat melalui pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Pemerintah kecamatan hingga desa dan kelurahan diminta aktif melakukan pendataan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) agar bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
Selain pendataan, pemerintah daerah juga terus mendorong percepatan berbagai aspek pendukung, mulai dari penyediaan lahan, infrastruktur dasar, hingga kemudahan pelayanan perizinan. Kebijakan pemerintah pusat seperti pembebasan BPHTB, retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta percepatan proses administrasi dinilai sebagai peluang besar untuk mempercepat pembangunan sektor perumahan.
Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program, seperti keterbatasan lahan, pembiayaan, serta kesiapan infrastruktur pendukung. Namun, ia optimistis seluruh kendala dapat diatasi melalui kerja sama lintas sektor dan komitmen bersama.
Ia juga mengingatkan para pengembang agar mengedepankan kualitas pembangunan serta memperhatikan aspek lingkungan, sehingga kawasan perumahan yang dibangun tidak hanya memenuhi kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga menciptakan kawasan yang nyaman dan berkelanjutan.
Melalui koordinasi yang semakin kuat, Pemkab Minahasa berharap Program 3 Juta Rumah dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari percepatan pembangunan daerah menuju kesejahteraan yang lebih merata.(ARA)
















