banner 728x90

SI JAGO MERAH MELALAP SDN 5 LANGOWAN, 10 RUANGAN HANGUS DALAM HITUNGAN MENIT

banner 120x600
banner 468x60

DFACTONEWS.COM,MINAHASA – Kobaran api meluluhlantakkan SD Negeri 5 Langowan di Desa Amongena Satu Jaga IV, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 15.30 Wita. Dalam waktu singkat, si jago merah menghanguskan sedikitnya 10 ruangan, memusnahkan fasilitas pendidikan dan rumah dinas guru.

Kebakaran bermula dari kepulan asap yang terlihat keluar dari bagian plafon ruang gudang. Beberapa warga dan guru yang berupaya memastikan sumber asap dibuat terkejut ketika mendapati api telah membesar di dalam plafon. Kobaran kemudian dengan cepat menjalar ke ruang perpustakaan, deretan ruang kelas, hingga rumah dinas guru.

Besarnya kobaran api membuat proses penyelamatan berlangsung dramatis. Warga, guru, dan orang tua siswa berjibaku mengevakuasi puluhan siswa yang saat itu masih berada di lingkungan sekolah, sekaligus berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dipindahkan sebelum api menguasai bangunan.

Sedikitnya 10 ruangan terdampak dalam peristiwa tersebut, terdiri atas satu ruang gudang, satu ruang perpustakaan, enam ruang kelas, serta dua rumah dinas guru yang ditempati Tirsa Kanter dan Reflin Kilapong. Bangunan sekolah mengalami kerusakan berat, sementara berbagai fasilitas pendidikan ikut ludes dilahap api.

Laporan kejadian langsung direspons cepat oleh Pemerintah Desa Amongena Satu yang berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa. Tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Setelah berjibaku bersama personel Polri dan masyarakat, petugas akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api sebelum meluas ke bangunan lain di sekitar sekolah.

Berdasarkan pendataan sementara, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta, meliputi kerusakan bangunan sekolah, fasilitas belajar mengajar, serta perabot rumah tangga di rumah dinas guru. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Usai api berhasil dipadamkan, personel Polsek Langowan langsung mengamankan lokasi dengan memasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan para saksi, serta mendokumentasikan seluruh proses penanganan.

Hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan korsleting instalasi listrik sebagai pemicu kebakaran. Kondisi angin yang bertiup cukup kencang diduga mempercepat penyebaran api hingga melahap sebagian besar bangunan sekolah.

Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K. mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di musim kemarau.

“Pastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, lakukan pemeriksaan secara berkala, dan matikan seluruh peralatan elektronik yang tidak digunakan. Langkah sederhana ini penting untuk mencegah terulangnya kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar,” tegas Kapolres.(ARA)