banner 728x90

Pertama di Indonesia, FKUB Dibentuk Hingga Tingkat Kecamatan.

Kabupaten Minahasa Perkuat Kerukunan Umat Beragama dari Akar Rumput

banner 120x600
banner 468x60

DFACTONEWS.COM,MINAHASA — Kabupaten Minahasa kembali mencatatkan sejarah dalam upaya memperkuat kerukunan umat beragama. Untuk pertama kalinya di Indonesia, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dibentuk hingga tingkat kecamatan. Langkah strategis tersebut ditandai dengan pengukuhan Dewan dan Pengurus FKUB Kecamatan se-Kabupaten Minahasa oleh Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS, MAP, di Yama Resort, Selasa (28/7).

Pembentukan FKUB hingga ke tingkat kecamatan menjadi tonggak baru dalam penguatan moderasi beragama di Indonesia. Kebijakan ini diharapkan mampu memperluas ruang dialog lintas agama sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sosial kemasyarakatan langsung dari tingkat akar rumput.

Mewakili Bupati Minahasa, Wakil Bupati Vanda Sarundajang menegaskan bahwa FKUB merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, stabilitas, dan keharmonisan masyarakat yang hidup di tengah keberagaman agama, budaya, serta adat istiadat.

“Minahasa memiliki falsafah Si Tou Timou Tumou Tou yang mengajarkan manusia untuk saling memanusiakan. Nilai inilah yang harus terus menjadi fondasi dalam membangun kehidupan yang harmonis tanpa membedakan agama, suku maupun golongan,” ujar Vanda.

Menurutnya, pengukuhan pengurus FKUB bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama melalui komunikasi, dialog, dan penyelesaian berbagai persoalan secara bijaksana.

Ia meminta seluruh pengurus FKUB kecamatan menjaga integritas, bersikap netral, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, aparat keamanan, hingga seluruh elemen masyarakat.

Di tengah derasnya arus informasi digital, Vanda juga mengingatkan pentingnya peran FKUB sebagai penyejuk masyarakat. Pengurus diminta aktif mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi maupun isu-isu provokatif yang dapat mengganggu persatuan.

“Kerukunan adalah modal utama pembangunan. Tanpa keamanan dan keharmonisan, pembangunan tidak akan berjalan secara optimal,” tegasnya.

Kegiatan pengukuhan turut dihadiri Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI H. Muhammad Adib Abdushomad, M.Ag., M.Ed., Ph.D, Sekretaris Daerah Minahasa Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, Kepala Badan Kesbangpol Denny Kojansow, SIP, Kepala Kantor Kementerian Agama Minahasa Pdt. Doly Tangian, S.Th., M.Pd, Ketua FKUB Kabupaten Minahasa Pdt. Dr. Evert Tangel, M.Pdk, unsur Forkopimda, para camat, jajaran Dewan Penasehat FKUB, pengurus FKUB kecamatan yang dikukuhkan, serta tamu undangan lainnya.

Dengan menjadi daerah pertama di Indonesia yang membentuk FKUB hingga tingkat kecamatan, Minahasa mempertegas komitmennya sebagai daerah yang menjadikan kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama pembangunan dan kehidupan bermasyarakat. Langkah ini diharapkan dapat menjadi model nasional dalam memperkuat harmoni sosial dari tingkat paling dekat dengan masyarakat.(ARA)