DFACTONEWS.COM,MANADO — Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, tak sekadar hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (9/4/2026). Ia datang membawa pesan tegas: pembangunan tak boleh jalan sendiri-sendiri.
Didampingi Sekretaris Daerah, Lynda D. Watania, Dondokambey mengikuti forum yang digelar di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulut, Manado. Forum ini menjadi “meja panas” penyelarasan arah pembangunan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.
Musrenbang kali ini bukan sekadar seremoni tahunan. Deretan nama besar hadir, mulai dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri PKP Maruarar Sirait, hingga Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti. Dari daerah, Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay memimpin langsung jalannya agenda.
Di tengah padatnya pembahasan, Dondokambey menegaskan satu hal krusial: tanpa sinergi, target pembangunan hanya akan jadi angka di atas kertas. Ia mendorong agar program provinsi dan kabupaten/kota benar-benar terhubung, tepat sasaran, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
“Sinkronisasi itu kunci. Jangan sampai program tumpang tindih, atau lebih parah—tidak berdampak,” tegasnya.
Kehadiran jajaran teknis Pemkab Minahasa, mulai dari BPKAD hingga Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, memperkuat posisi daerah dalam mengawal usulan program prioritas.
Musrenbang RKPD 2027 ini menjadi titik krusial. Bukan hanya merumuskan rencana, tapi juga menguji komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam memastikan pembangunan berjalan terarah, berkelanjutan, dan benar-benar dirasakan masyarakat.(ara)

















