banner 728x90

SUARA WARGA MENGALIR DALAM RESES, DPRD Minahasa Janji Kawal Aspirasi Hingga Penganggaran

banner 120x600
banner 468x60

DFACTONEWS.COM,MINAHASA – Reses masa persidangan ketiga Tahun 2026 yang digelar tiga anggota DPRD Kabupaten Minahasa Daerah Pemilihan (Dapil) I berubah menjadi panggung curahan aspirasi masyarakat. Persoalan infrastruktur dasar masih menjadi keluhan utama warga dari empat kecamatan di kawasan Tondano Raya, mulai dari jalan rusak, minimnya penerangan, jaringan irigasi, hingga pengelolaan sampah.

Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Tataaran, Kecamatan Tondano Selatan, Jumat (7/8), dihadiri Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan SE bersama anggota DPRD Refly D. Ngantung SP dan Liony Leontin Mongi SH. Dalam dialog yang berlangsung terbuka, warga bergantian menyampaikan kebutuhan mendesak yang selama ini belum mendapat perhatian.

Usulan yang mengemuka didominasi pembangunan jalan lingkungan, akses menuju lokasi pekuburan, pemasangan lampu jalan, perbaikan irigasi pertanian, hingga peningkatan fasilitas umum. Warga juga meminta pembukaan akses bagi puluhan kepala keluarga yang masih bergantung pada jalan setapak, pembangunan jalan penghubung antarwilayah, rehabilitasi Lapangan God Bless, penambahan armada pengangkut sampah, serta kesempatan lebih luas bagi putra-putri Minahasa untuk menempuh pendidikan di sekolah unggulan.

Ketua DPRD Minahasa Franky Wolayan menegaskan seluruh aspirasi yang diterima tidak akan berhenti sebagai sekadar catatan hasil reses. Bersama Refly D. Ngantung dan Liony Leontin Mongi, pihaknya memastikan setiap usulan akan dibahas dalam forum DPRD dan dimasukkan ke dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) sebagai dasar penyusunan program pembangunan serta penganggaran daerah sesuai skala prioritas.

Reses yang turut dihadiri unsur Sekretariat DPRD Minahasa, para camat, lurah, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga dari Kecamatan Tondano Barat, Tondano Selatan, Tondano Timur, serta Tondano Utara itu diharapkan menjadi langkah awal mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Dapil I. Para legislator menilai kolaborasi antara DPRD, Pemerintah Kabupaten Minahasa, dan masyarakat menjadi kunci agar berbagai kebutuhan yang disampaikan warga dapat direalisasikan secara bertahap.(ARA)