DFACTONEWS.COM,MINAHASA — Pemerintah Kabupaten Minahasa bergerak cepat. Di tengah situasi pascagempa, Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey, S.Si, MAP, memimpin langsung apel kerja bakti sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak, Senin (13/4/2026), di Lapangan Dr. Sam Ratulangi (God Bless) Tondano.
Tak sekadar seremoni, aksi ini menjadi bukti kehadiran pemerintah di garis depan. Sebanyak 14 keluarga korban gempa menerima bantuan darurat berupa kebutuhan pokok dan perlengkapan penting untuk bertahan di masa sulit.
“Kami tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi bencana sendiri. Pemerintah harus hadir, cepat dan tepat,” tegas Dondokambey di hadapan peserta apel.
Langkah sigap ini mendapat dukungan penuh jajaran Pemkab Minahasa. Sekretaris Daerah, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, serta Ketua TP-PKK, Martina W. Dondokambey-Lengkong, SE, turut hadir bersama ratusan ASN yang ikut dalam kerja bakti massal.
Apel kerja bakti ini bukan sekadar rutinitas. Pemerintah daerah menjadikannya sebagai instrumen membangun solidaritas dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. ASN dituntut tak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga turun langsung menyatu dengan masyarakat.
“Gotong royong adalah kekuatan kita. Bencana bukan hanya urusan pemerintah, tapi tanggung jawab bersama,” tambah Bupati.
Lebih dari sekadar distribusi bantuan, kegiatan ini mengirim pesan kuat: Minahasa harus tangguh menghadapi bencana. Pemerintah mendorong kesadaran kolektif, mulai dari kesiapsiagaan hingga kepedulian sosial yang nyata di lapangan.
Di akhir kegiatan, apel ditutup dengan kebersamaan sederhana—foto bersama antara jajaran pemerintah dan warga penerima bantuan. Namun di balik itu, tersimpan pesan besar: negara hadir, dan masyarakat tidak sendiri.(ara)

















