DFACTONEWS.COM,MANADO – Kebakaran melanda Panti Werda Damai yang berada di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Pall Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, Minggu (28/12/2025) malam.
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 20.40 Wita dan pertama kali dilaporkan ke Polresta Manado melalui layanan darurat 110.

Aparat kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian dan memastikan terjadinya kebakaran di panti jompo tersebut.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi turut membantu proses evakuasi para penghuni panti setelah melihat kobaran api membesar.
Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Alamsyah Hasibuan, menjelaskan bahwa Panti Werda Damai merupakan tempat tinggal bagi para lanjut usia.
Berkat bantuan masyarakat, sebagian penghuni berhasil diselamatkan dari peristiwa tersebut.
Pasca kejadian, Kapolda Sulawesi Utara menginstruksikan penurunan tim untuk memperkuat penanganan di Polresta Manado. Tim yang diterjunkan terdiri dari personel Inafis dan Reserse Kriminal Umum guna melakukan penyelidikan serta penyidikan terkait penyebab kebakaran.
Selain itu, Polda Sulut juga mengerahkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan.
Berdasarkan data sementara, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 16 orang. Dari jumlah tersebut, 15 korban ditemukan dalam kondisi terbakar parah, sedangkan satu korban ditemukan dalam keadaan utuh.
Seluruh jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk dilakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem.
Proses postmortem masih berlangsung, sementara posko antemortem dibuka di depan Rumah Sakit Bhayangkara Manado.
Identifikasi korban dilakukan dengan mencocokkan data yang diberikan oleh pihak keluarga.
Hingga saat ini, sembilan keluarga korban telah melapor ke posko antemortem. Polda Sulawesi Utara mengimbau keluarga korban lainnya agar segera mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk kepentingan identifikasi, termasuk pengambilan sampel DNA.
Mengingat keterbatasan fasilitas di daerah, sampel DNA akan dikirim ke Biddokkes Polri di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.
Sementara itu, korban selamat yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan medis di sejumlah rumah sakit. Sebanyak 11 orang dirawat di RSUD Manado, tiga orang di RS Awaloei, dan satu orang dirujuk ke RS Prof. Dr. R.D. Kandou Manado.(ara)











