banner 728x90

Kader Kesehatan Ditantang Bergerak, Wabup VaSung: Jangan Berhenti di Pertemuan

banner 120x600
banner 468x60

DFACTONEWS.COM,MINAHASA — Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang (VaSung) menegaskan kader kesehatan harus tampil sebagai garda terdepan pembangunan kesehatan masyarakat. Bukan sekadar menyampaikan informasi, kader dituntut aktif mendampingi keluarga, mendeteksi persoalan kesehatan sejak dini hingga menjembatani kebutuhan masyarakat dengan layanan kesehatan. Penegasan itu disampaikan VaSung saat membuka kegiatan Penguatan Peran dan Pemberdayaan Kader Kesehatan dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Keluarga dan Masyarakat Kabupaten Minahasa Tahun 2026, di Manado Tateli Resort and Convention, Jumat (18/9/2026).

“Kader kesehatan ini adalah ujung tombak kalau kita berbicara tentang pembangunan kesehatan di Kabupaten Minahasa, karena berada paling dekat dengan masyarakat,” tegas VaSung. Menurutnya, kedekatan kader dengan masyarakat merupakan kekuatan strategis yang harus dimanfaatkan untuk memperkuat edukasi kesehatan, mendorong pola hidup bersih dan sehat, pencegahan stunting, pemenuhan gizi serta kesehatan ibu dan anak. VaSung juga mengingatkan agar kader membangun koordinasi aktif dengan puskesmas, pemerintah desa dan kelurahan serta unsur terkait.

Tak hanya soal pendampingan, VaSung turut menyoroti pentingnya data sebagai dasar pengambilan tindakan. Hasil pendataan dan kunjungan kader di lapangan, katanya, jangan berhenti sebagai administrasi, tetapi harus mampu menggambarkan kondisi riil masyarakat sehingga persoalan kesehatan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat. “Data bukan hanya sekadar administrasi. Data harus digunakan untuk mengetahui masalah dan menentukan tindakan,” ujarnya.

Di tengah penguatan peran kader, Pemkab Minahasa juga terus mendorong peningkatan layanan kesehatan. Dari 25 puskesmas yang tersebar di Minahasa, baru lima yang memiliki layanan rawat inap. Pengembangan layanan rawat inap di seluruh puskesmas diharapkan dilakukan secara bertahap. VaSung juga meminta kader menjadi perpanjangan informasi pemerintah dalam menyosialisasikan program pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Dr. dr. Olviane I. Rattu, M.Si. menegaskan kader merupakan bagian penting dari investasi sosial pembangunan kesehatan. Mengusung tema “Dari Kader untuk Keluarga, untuk Minahasa,” kegiatan tersebut diharapkan melahirkan kader yang lebih aktif, berpengetahuan dan mampu memberikan pendampingan nyata di tengah masyarakat. Pesan Pemkab Minahasa jelas: penguatan kesehatan tidak boleh berhenti di ruang pertemuan, tetapi harus bergerak dari kader, masuk ke keluarga, dan berdampak langsung bagi masyarakat.(ARA)