Datang Menantang, Pulang Menang: Persmin Hajar Persma 2-1 di Klabat

banner 120x600
banner 468x60

DFACTONEWS.COM,MANADO — Derby Kawanua memanas di Stadion Klabat, Sabtu (28/02/2026). Dalam laga bertajuk Friendly Game, Persmin Minahasa menunjukkan mental baja dengan membungkam tuan rumah Persma Manado 2-1.

Datang ke markas “Badai Biru”, skuad berjuluk “Manguni Makasiou” tidak sekadar numpang lewat. Mereka datang dengan determinasi, pulang dengan kemenangan.

banner 325x300

Sejak peluit awal, Persmin tampil berani. Namun laga sempat berbalik arah ketika Persma mendapat hadiah penalti di menit ke-17 akibat handsball di kotak terlarang. Kesempatan emas itu justru terbuang sia-sia. Eksekusi melambung tinggi. Stadion bergemuruh, tapi skor tetap nol.

Empat menit berselang, Persmin merespons lewat dua sepakan keras dari luar kotak penalti pada menit ke-21 dan 28. Tekanan terukur dan dominasi lini tengah membuat permainan Persma tak berkembang. Babak pertama ditutup dengan intensitas tinggi, namun tanpa gol.

Babak kedua baru berjalan lima menit, drama kembali tersaji. Persmin dipaksa bermain dengan 10 orang setelah satu pemain belakang diganjar kartu merah. Situasi genting? Tidak bagi Manguni Makasiou.

Menit ke-50, serangan cepat dari sisi kiri menembus pertahanan Persma. Penyelesaian klinis ke sudut gawang membuat skor berubah 1-0. Stadion Klabat gemuruh oleh sporter Ultras Makasiou.

Belum sempat tuan rumah bangkit, Persmin kembali menghukum. Menit ke-59, crossing matang dari sisi kanan disambut sempurna di depan gawang. Skor 2-0. Efektif, tajam, tanpa kompromi.

Persma meningkatkan tekanan. Gelombang serangan tak henti dilancarkan. Menit ke-80, kemelut di depan gawang Persmin berbuah gol balasan. Skor menipis 2-1, tensi terus memuncak.

Dengan 10 pemain, Persmin diuji habis-habisan. Namun lini belakang tampil disiplin, kiper sigap mematahkan peluang, dan koordinasi tetap solid hingga peluit panjang berbunyi. Tak ada drama tambahan. Tak ada celah.

Sementara itu Manager Persmin, Richo Roring, dihadapan para awak media mengaku puas dengan hasil yang diraih timnya.

“Kami datang dengan target jelas: bermain disiplin dan menunjukkan karakter. Anak-anak menjawabnya dengan kerja keras luar biasa. Bermain dengan 10 orang bukan hal mudah, tapi justru di situ mental tim terlihat. Saya puas dengan hasil ini,” tegas Richo usai pertandingan.

Ia menambahkan, kemenangan di kandang lawan menjadi sinyal positif bagi perjalanan tim ke depan.

“Ini memang laga persahabatan, tapi bagi kami setiap pertandingan adalah harga diri. Menang di Manado memberi pesan bahwa Persmin siap bersaing dan tidak gentar menghadapi siapa pun,” tambahnya.

Kemenangan ini memang berlabel “persahabatan”, namun tensinya lebih dari sekadar uji coba. Derby Kawanua menjadi panggung pembuktian bahwa Persmin Minahasa bukan sekadar tim tamu.

Mereka datang ke Manado sebagai penantang. Mereka pulang sebagai pemenang. Derby Kawanua kali ini jelas: milik Manguni Makasiou. (ara)

banner 325x300