DFACTONEWS.COM,SIAU — Tim SAR gabungan kembali mencatat temuan korban jiwa dalam operasi pencarian bencana banjir bandang dan longsor di Kampung Laghaeng Lindongan I, Kecamatan Siau Barat Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Seorang balita ditemukan meninggal dunia setelah tertimbun material longsor.
Penemuan korban dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan personel Basarnas, Polri, TNI AD, relawan, serta unit anjing pelacak (K9) milik kepolisian dan TNI. Proses pencarian berlangsung intensif di sekitar kawasan permukiman yang terdampak paling parah.

Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Iwan Permadi membenarkan identitas korban. Balita tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki dan masih berusia dua tahun. Korban merupakan warga setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang pascakejadian bencana.
Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, tertimbun lumpur bercampur batu dan kayu sisa longsoran. Setelah dievakuasi dari lokasi kejadian, jenazah langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Pihak Kodim 1301/Sangihe yang turut terlibat sejak awal operasi pencarian juga mengonfirmasi temuan tersebut. Dengan ditemukannya korban ini, total korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Siau bertambah menjadi 17 orang.
Aparat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjauhi kawasan rawan longsor, mengingat kondisi cuaca masih berpotensi hujan lebat. Hingga kini, pengamanan lokasi, pendataan kerusakan, serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak terus dilakukan oleh pemerintah daerah bersama unsur TNI-Polri.(ara)












