Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo dan Wakil PM Rusia Bahas Langkah Strategis Perkuat Hubungan Bilateral Presiden Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Wakil Perdana Menteri Pertama Federasi Rusia di Istana Merdeka Raja Yordania Puji Peran Strategis Indonesia, Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina

DAERAH

Polres Mitra Amankan 2 Orang Pembawa Senjata Tajam di Pos Penyekatan Watuliney Pasca-Konflik

badge-check


					Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

DFACTONEWS COM MITRA-Polres Minahasa Tenggara (Mitra) mengambil langkah tegas dalam upaya pencegahan konflik lanjutan di wilayah Watuliney-Molompar. Hasilnya, dua orang terpisah diamankan karena kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis samurai tanpa izin saat melintasi Pos Penyekatan Watuliney, Kecamatan Belang.

 

Penangkapan ini dilakukan pada Senin dini hari, 1 Desember 2025, di Simpang Tiga Desa Tababo-Watuliney, sebagai bagian dari operasi penyekatan dan pemeriksaan rutin pasca insiden antar kelompok.

 

1. Penangkapan Pertama (01.50 WITA)

Personel kepolisian menghentikan dan memeriksa mobil Honda Brio kuning dengan nomor polisi DB 1427 BQ yang dikemudikan oleh Lk. AW. Saat penggeledahan, petugas menemukan dua buah samurai di dalam kendaraan. Pria berinisial Lk. JT als ABA yang juga berada di mobil tersebut mengakui bahwa kedua sajam itu adalah miliknya.

 

2. Penangkapan Kedua (04.30 WITA)

Berselang beberapa jam, kembali diamankan seorang perempuan berinisial Pr. YAC als ATTA yang berada di dalam mobil Daihatsu Sigra DB 1071 VD. Saat pemeriksaan di pos, petugas menemukan sebilah senjata tajam.

 

Pr. YAC als ATTA menjelaskan kepada polisi bahwa sajam tersebut diambilnya tanpa sepengetahuan pemiliknya, yaitu Lk. FW. Kedua pelaku dan barang bukti sajam langsung diamankan dan diproses.

Kapolres Mitra mengimbau seluruh masyarakat untuk bersikap proaktif dalam menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).

“Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membawa senjata tajam tanpa izin, apalagi setelah kejadian konflik. Dukung upaya kepolisian. Selain itu, kami tegaskan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh narasi-narasi dan postingan hoax di media sosial yang bertujuan memecah belah,” tegas Kapolres.

Polres Mitra menyatakan akan terus meningkatkan operasi penyekatan guna memutus potensi eskalasi konflik di wilayah tersebut. (mp)

Fakta Lainnya

PDIP Mitra Saring 57 Kader, Ketua PAC Tak Lagi Sekadar Tunjuk

13 Februari 2026 - 12:53 WITA

Bupati Mitra Terima Kajari Minsel, Komitmen Tegakkan Tata Kelola Bersih

12 Februari 2026 - 02:16 WITA

Bupati Ronald Kandoli Tegaskan Komitmen Integritas, Kinerja ASN Jadi Taruhan Jabatan

10 Februari 2026 - 01:38 WITA

Bupati Ronald Kandoli Hadiri Rakornas 2026, Minahasa Tenggara Tegaskan Sinergi dengan Pemerintah Pusat

2 Februari 2026 - 03:03 WITA

Resmob Minahasa Tancap Gas, Pelaku Bogem Perempuan Dibekuk

1 Februari 2026 - 01:04 WITA

Fakta Trending Headline