Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo dan Wakil PM Rusia Bahas Langkah Strategis Perkuat Hubungan Bilateral Presiden Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Wakil Perdana Menteri Pertama Federasi Rusia di Istana Merdeka Raja Yordania Puji Peran Strategis Indonesia, Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina

NASIONAL

KUHP–KUHAP Baru Resmi Berlaku, Indonesia Tutup Bab Hukum Warisan Kolonial

badge-check


					KUHP–KUHAP Baru Resmi Berlaku, Indonesia Tutup Bab Hukum Warisan Kolonial Perbesar

DFACTONEWS.COM,JAKARTA — Indonesia resmi memasuki era baru penegakan hukum pidana. Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) versi terbaru mulai diberlakukan secara nasional pada Jumat, 2 Januari 2026.

Dua regulasi fundamental tersebut telah diteken Presiden Prabowo Subianto pada penghujung 2025, namun efektivitasnya baru berjalan setelah pergantian tahun. Pemberlakuan ini sekaligus menandai berakhirnya penggunaan aturan hukum pidana peninggalan kolonial Belanda dan produk lama era sebelumnya yang bertahan puluhan tahun.

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memastikan, implementasi KUHP dan KUHAP baru merupakan tonggak reformasi hukum yang telah lama diperjuangkan. Ia menilai, penggantian aturan lama ini menjadi capaian bersejarah setelah hampir tiga dekade masa reformasi berjalan.

Habiburokhman menyebut lahirnya dua kitab hukum tersebut sebagai buah perjuangan panjang legislasi nasional yang kerap tertunda oleh berbagai hambatan politik dan sosial. Menurutnya, pembaruan hukum pidana sejatinya sudah mendesak dilakukan sejak awal reformasi.

Ia menegaskan, KUHP dan KUHAP yang baru dirancang dengan semangat berbeda, yakni menjadikan hukum sebagai sarana keadilan bagi rakyat, bukan lagi instrumen kekuasaan yang bersifat represif.

Politisi Partai Gerindra itu juga menekankan bahwa substansi aturan baru lebih progresif karena mengedepankan prinsip hak asasi manusia serta memperluas perlindungan hukum bagi warga negara.

Dengan mulai berlakunya KUHP dan KUHAP baru, Indonesia secara resmi membuka babak baru sistem peradilan pidana yang dinilai lebih modern, berkeadilan, dan berpihak pada kepentingan publik.(ara)

Fakta Lainnya

Prabowo Targetkan 1.000 Desa Nelayan Dibangun 2026, Laut Jadi Poros Ekonomi Baru

14 Februari 2026 - 00:32 WITA

31 Provinsi dan 397 Daerah Raih UHC Awards 2026

27 Januari 2026 - 23:48 WITA

BPJS Kesehatan dan GoTo Pastikan JKN bagi Pengemudi Gojek

12 Januari 2026 - 10:21 WITA

Prabowo: Bonus Atlet Adalah Tabungan Masa Depan, Bukan Bayaran Prestasi

9 Januari 2026 - 11:58 WITA

Presiden Anugerahi Tanda Kehormatan Tokoh Pertanian

8 Januari 2026 - 02:35 WITA

Fakta Trending BERITA