DFACTONEWS.COM,Manado — Suasana Kantor DPD RI Perwakilan Sulawesi Utara, Kota Manado, menjadi saksi lahirnya tonggak baru gerakan desa di Bumi Nyiur Melambai.Rabu (16/04/2026)
Dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) sekaligus Musyawarah Daerah (Musda), perwakilan organisasi kelembagaan desa (OKD) dari seluruh kabupaten/kota se-Sulut resmi bersepakat membentuk DPD Desa Bersatu Provinsi Sulawesi Utara.

Agenda strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sulut yang hadir mewakili Gubernur, serta difasilitasi oleh Wakil Ketua Umum OKK DPP Desa Bersatu Fery Radiansyah, yang didampingi oleh utusan Ketua Umum DPP Desa Bersatu.
Dalam Musda tersebut, peserta secara aklamasi memutuskan dan menetapkan Ir. Stefanus BAN Liaw, M.AP sebagai Ketua DPD Desa Bersatu Sulut masa bakti 2025–2030. Sementara itu, Sony Pondalos ditetapkan sebagai Ketua Majelis Desa Indonesia (MDI) Desa Bersatu Sulut.
“Ini adalah momen sejarah. Desa di Sulawesi Utara bersatu dalam satu gerakan kolektif demi memperjuangkan kemandirian dan kemajuan desa dari, oleh, dan untuk masyarakat desa,” ujar Fery Radiansyah dalam keterangannya.
Tak berhenti di situ, panitia juga mengumumkan bahwa pelantikan pengurus DPD Desa Bersatu Sulut akan digelar dua minggu mendatang di Hotel Four Points Manado, dalam sebuah forum akbar yang akan dihadiri oleh sekitar 1.500 kepala desa, BPD, dan perangkat desa se-Sulawesi Utara.
Forum tersebut akan sekaligus menjadi ajang sosialisasi Koperasi Desa Merah Putih dan pemaparan program strategis DPP Desa Bersatu. Menariknya, dua menteri dijadwalkan hadir secara langsung, yakni Menteri Koperasi dan UKM serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.
Langkah ini menunjukkan komitmen nyata gerakan Desa Bersatu dalam mendorong desa sebagai pusat pembangunan ekonomi dan sosial, tidak hanya simbolik tetapi juga menyentuh struktur kelembagaan hingga ke akar rumput.