DFACTONEWS.COM,Minahasa – Komandan Resor Militer (Danrem) 131/Santiago, Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, S.H., M.H., didampingi Ketua Persit KCK Rem 131/Santiago, Henny Prisilla Martopo Turnip, menghadiri kegiatan Semarak HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang dirangkaikan dengan Lomba Kerukunan di Objek Wisata Sumaru Endo, Desa Laleko, Kecamatan Remboken, Minahasa, Minggu (17/8/2025).

Kehadiran Danrem disambut langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 1302/Minahasa, Letkol Inf Bonaventura Ageng F. S., beserta jajaran TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.
Camat Remboken, Viktor Kawe Sengke, SE, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran Danrem beserta jajaran, sekaligus mengucapkan terima kasih atas kontribusi nyata TNI, khususnya dalam pembersihan Danau Tondano. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian danau sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Sulawesi Utara.
“Danau Tondano kini lebih bersih dan terus dikembangkan sebagai destinasi wisata. Namun pelestarian ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau TNI, melainkan kewajiban kita semua,” tegas Sengke.
Sementara itu, Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip dalam sambutannya menegaskan bahwa momentum kemerdekaan harus dimaknai dengan semangat persatuan dan kerja keras, khususnya bagi generasi muda. Ia menyinggung kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara karena putra daerah asal Tomohon terpilih menjadi pembawa baki bendera pusaka pada upacara detik-detik Proklamasi di Istana Negara.
“Ini bukti bahwa putra-putri Sulawesi Utara mampu bersaing di tingkat nasional. Saya berpesan kepada generasi muda agar tidak berkecil hati, tekun belajar, dan terus berjuang meraih cita-cita,” ungkap Danrem.
Selain itu, ia juga menegaskan kembali komitmen TNI dalam mendukung program pelestarian Danau Tondano yang sejak Februari 2025 dicanangkan sebagai gerakan bersama antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.
Acara Semarak HUT RI ke-80 di Remboken berlangsung meriah dengan berbagai perlombaan yang melibatkan kerukunan masyarakat. Kehadiran Danrem bersama Dandim dan jajaran TNI menjadi momentum yang mempererat sinergi antara TNI dan rakyat di Minahasa.(ara)