DFACTONEWS.COM,TONDANO BARAT — Dentuman keras memecah pagi di perempatan Indomart Wewelen, Kelurahan Wewelen, Kecamatan Tondano Barat, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 06.00 WITA. Sebuah mobil Daihatsu Ayla putih DB 1450 LX dan sepeda motor Honda Vario putih DB 3156 BT terlibat tabrakan brutal. Tiga orang tersungkur di aspal dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Mobil dikemudikan Martin Parengkuan (26), warga Kelurahan Taler, Kecamatan Tondano Timur. Sementara sepeda motor dikendarai Alexander Karisoh Maringka (37), warga Kelurahan Kiniar, yang membonceng Lifia Kiroyan (34) dan seorang anak perempuan, Princess Meylisa Karisoh Maringka (13). Ketiganya menjadi korban dalam insiden tersebut.

Berdasarkan keterangan awal di lapangan, sepeda motor melaju dari arah Pengadilan Tondano menuju Kelurahan Roong. Di saat bersamaan, dari arah Kelurahan Luaan muncul mobil Ayla yang diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Saat kendaraan roda empat itu berbelok ke kanan menuju arah Pengadilan Tondano, tabrakan tak terhindarkan. Benturan keras membuat pengendara dan dua penumpangnya terpental ke badan jalan.
Akibat kejadian itu, dua korban mengalami luka ringan dan satu korban luka berat. Meski tidak ada korban jiwa, kondisi korban sempat memprihatinkan sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah sakit untuk penanganan intensif. Kerugian material ditaksir sekitar Rp1 juta.
Kasat Lantas Polres Minahasa melalui petugas di lokasi menegaskan, faktor jalan dan cuaca bukan penyebab kecelakaan. Jalan dalam kondisi lurus, cuaca cerah, dan kendaraan dilaporkan laik jalan. “Indikasi awal mengarah pada faktor manusia, namun masih dalam pendalaman,” ujar petugas.
Unit Laka Satlantas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti kendaraan, serta meminta keterangan sejumlah saksi. Proses penyelidikan terus berjalan guna memastikan kronologi pasti dan menentukan pihak yang bertanggung jawab secara hukum.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan keras bagi pengendara. Persimpangan Wewelen dikenal padat pada jam sibuk pagi. Kelalaian sepersekian detik bisa berujung petaka. Polisi mengingatkan pengguna jalan agar menekan kecepatan dan memastikan situasi aman sebelum berbelok, demi mencegah tragedi serupa terulang.(ara)









