DFACTONEWS.COM,MINAHASA-BPJS Kesehatan Cabang Tondano menegaskan pentingnya kolaborasi dengan insan pers melalui pelaksanaan Media Gathering 2025 yang digelar di Ma’nda Café & Resto.Jumat (5/12/2025)
Kegiatan ini menjadi wadah penguatan hubungan kemitraan sekaligus forum komunikasi langsung antara BPJS Kesehatan dan media di Kabupaten Minahasa.

Mengawali kegiatan, Kepala Bagian SDM, Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan Tondano, Gladies Eman, mewakili Kepala BPJS Kesehatan Tondano, Raymond Jerry Liuw, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap peran media yang dinilai sangat strategis dalam menyampaikan informasi seputar Program JKN.
“Media adalah jembatan utama yang memperluas pemahaman masyarakat. Informasi yang akurat dan edukatif dari rekan-rekan jurnalis sangat membantu keberhasilan Program JKN,” ujarnya.
Sepanjang kegiatan, Media Gathering fokus membuka ruang dialog dan diskusi transparan terkait pelaksanaan JKN di Minahasa.
Para jurnalis diberi kesempatan menyampaikan masukan, pertanyaan, hingga evaluasi lapangan, sehingga BPJS Kesehatan dapat memperkuat kualitas pelayanan dan memperbaiki kendala yang terjadi.
Sebagai bagian dari agenda, BPJS Kesehatan juga memaparkan materi Implementasi Pengendalian Gratifikasi dan Anti Penyuapan sebagai penguatan integritas lembaga.
Meski materi tersebut menjadi bagian dari acara, fokus utama pertemuan tetap diarahkan pada pembangunan komunikasi yang lebih solid antara BPJS Kesehatan dan media.
BPJS Kesehatan menekankan bahwa Media Gathering bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi forum strategis dalam membangun hubungan profesional yang saling mendukung. Sinergi ini dinilai penting demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Program JKN melalui pemberitaan yang benar, berimbang, dan konstruktif.
Acara kemudian ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh insan pers yang selama ini berperan aktif dalam menyampaikan berbagai informasi JKN kepada publik.
BPJS Kesehatan Tondano berharap Media Gathering 2025 menjadi langkah konkret untuk semakin memperkuat kolaborasi, memperluas edukasi, dan meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat Minahasa.(ara)










