Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo dan Wakil PM Rusia Bahas Langkah Strategis Perkuat Hubungan Bilateral Presiden Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Wakil Perdana Menteri Pertama Federasi Rusia di Istana Merdeka Raja Yordania Puji Peran Strategis Indonesia, Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina

DAERAH

Seruan Kerukunan Percayakan Aparat dan Jaga Slogan “Torang Samua Basudara”

badge-check


					Seruan Kerukunan Percayakan Aparat dan Jaga Slogan “Torang Samua Basudara” Perbesar

DFACTONEWS COM MITRA-Peristiwa bentrokan antarwarga yang terjadi antara Desa Molompar dan Desa Watuliney, Kecamatan Belang, Kabupaten Minahasa Tenggara, pada 30/11/2025, mendapat tanggapan dari kalangan aktivis pemuda.

 

Mereka menyerukan masyarakat untuk menjaga kerukunan dan menghindari provokasi berbasis agama.

Donal Tuda, S.Pd., seorang Aktivis Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Minahasa Tenggara, menyampaikan keprihatinannya atas insiden tersebut dan menegaskan pentingnya kearifan dalam menyikapi konflik.

 

Donal Tuda meminta semua pihak untuk menahan diri dan menyerahkan penyelesaian masalah ini kepada pihak berwenang.

“Kita jangan mudah terprovokasi, ada kita percayakan semuanya kepada Aparat Kepolisian Resor Minahasa Tenggara,” ujar Donal.

Ia menekankan agar insiden ini disikapi sebagai masalah hukum dan bukan sebagai isu SARA. Ia menduga pertikaian tersebut memiliki pemicu di luar konteks agama dan kemungkinan dipicu oleh

“pergumulan dari luar atau kegiatan-kegiatan yang berikan dari luar.”

“Intinya cari saja yang pelaku dan di tindak secara hukum,” tegasnya,

seraya menambahkan bahwa masyarakat harus membiarkan pemerintah, termasuk kepolisian, untuk mengawal dan mendalami kasus ini.

Aktivis GAMKI ini menyoroti peran penting antar umat beragama untuk saling menjaga dan menghormati setiap perbedaan yang ada.

Menurutnya, Sulawesi Utara telah lama dikenal dengan semboyan “Si Tou Timou Tumou Tou” (manusia hidup menghidupkan orang lain), yang harus tetap dijaga.

“Hendaknya kita jaga bersama rasa kekeluargaan ini, jangan mudah terpancing dengan isu Agama karena sejatinya setiap Agama mengajarkan hal yang baik bagi umatnya. ‘Torang Samua Basudara’ hendaknya jadi slogan yang tetap dibawa sampai selamanya,” serunya.

Donal Tuda mengingatkan bahwa setiap masalah pasti ada solusinya, dan masyarakat harus berhati-hati agar tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu yang beredar.

Menjelang perayaan Kelahiran Yesus Kristus (Natal), Donal Tuda melihat ini sebagai momentum yang indah, di mana makna Kasih harus diwujudkan dalam kehidupan.

 

Dalam upaya menjaga kerukunan, ia menekankan pentingnya peran FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) dan Para Tokoh Agama – termasuk Rohaniawan, Pendeta, Gembala, Pastor, Imam, dan Ustadz – untuk memberikan Pengajaran yang sehat yang mengedepankan nilai-nilai perdamaian.

 

Tak ketinggalan, ia juga mengapresiasi dan mengharapkan peran aktif Pemerintah dan Instansi terkait lainnya, seperti Polisi dan TNI, dalam menjamin kenyamanan dan keamanan setiap warga negara Indonesia. (mp)

Fakta Lainnya

PDIP Mitra Saring 57 Kader, Ketua PAC Tak Lagi Sekadar Tunjuk

13 Februari 2026 - 12:53 WITA

Bupati Mitra Terima Kajari Minsel, Komitmen Tegakkan Tata Kelola Bersih

12 Februari 2026 - 02:16 WITA

Bupati Ronald Kandoli Tegaskan Komitmen Integritas, Kinerja ASN Jadi Taruhan Jabatan

10 Februari 2026 - 01:38 WITA

Bupati Ronald Kandoli Hadiri Rakornas 2026, Minahasa Tenggara Tegaskan Sinergi dengan Pemerintah Pusat

2 Februari 2026 - 03:03 WITA

Resmob Minahasa Tancap Gas, Pelaku Bogem Perempuan Dibekuk

1 Februari 2026 - 01:04 WITA

Fakta Trending Headline