DFACTONEWS.COM,TONDANO — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tondano terus memperkuat kontribusi terhadap program ketahanan pangan nasional. Kamis (27/11/2025), Lapas Tondano menggelar panen kacang jenis Batik sebagai hasil pembinaan kemandirian kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi dan Pemasyarakatan Sulawesi Utara, Tonny Nainggolan menegaskan, panen ini merupakan bukti nyata dukungan terhadap Asta Cita Presiden serta akselerasi program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan.

“Lapas Tondano didorong mengembangkan tiga komoditas utama, yaitu jagung, padi, dan kacang. Panen kacang Batik ini bahkan langsung diproduksi menjadi olahan siap konsumsi bertajuk ‘Kacang Lapas Tondano (Laton)’,” ujar Nainggolan.
Kalapas Tondano, Akhmad Sobirin Soleh, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memberi dukungan sehingga program pertanian Lapas dapat berjalan optimal.
“Kami akan terus menghadirkan inovasi, sekaligus memperluas peran Lapas dalam menunjang ketahanan pangan sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah pusat,” tegas Sobirin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Inspektur Wilayah I Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Iwan Santoso, Kadis Pendidikan Minahasa Tommy Wuwungan, serta Camat Tondano Timur Vinlyvia Wulus.(ara)










