Menu

Mode Gelap
Presiden Prabowo dan Wakil PM Rusia Bahas Langkah Strategis Perkuat Hubungan Bilateral Presiden Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Wakil Perdana Menteri Pertama Federasi Rusia di Istana Merdeka Raja Yordania Puji Peran Strategis Indonesia, Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina

HUKRIM

Terbongkar di Persidangan, Jejak Dana Adicitra ke Kantong Gardapati

badge-check


					Terbongkar di Persidangan, Jejak Dana Adicitra ke Kantong Gardapati Perbesar

DFACTONEWS.COM,MINAHASA-Sidang kasus dugaan penggelapan dana perusahaan senilai Rp 2,3 miliar yang menyeret Patricia, mantan Manager Umum PT Adicitra Anantara, kembali memunculkan fakta baru yang membuka ruang investigasi lebih dalam.

Di tengah proses hukum yang kini bergulir di Pengadilan Negeri Tondano, muncul indikasi kuat bahwa terdakwa telah membangun sebuah perusahaan baru bernama PT Satya Bajrah Gardapati yang diduga berdiri ketika ia masih aktif sebagai karyawan PT Adicitra Anantara.

Dari penelusuran, PT Satya Bajrah Gardapati tercatat berdiri pada Juni 2020, tepat pada masa di mana terdakwa Patricia masih menjabat sebagai Manager Umum di PT Adicitra Anantara.

Perusahaan ini beralamat di Kota Tomohon, Lingkungan 3, kelurahan matani 3, kecamatan tomohon tengah dan bergerak di bidang outsourcing, khususnya penyediaan tenaga cleaning service dan security.

Yang mencuri perhatian, jaringan vendor dari perusahaan tersebut cukup luas. Mereka memasok tenaga kerja ke sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Tomohon, Bitung, dan Minahasa.

Namun, temuan krusial bukan berhenti pada cakupan usaha perusahaan tersebut melainkan pada sumber modal pendirian yang kini ikut disorot publik.

Berdasarkan dokumen pemeriksaan dari penyidik Polres Tomohon saat terdakwa di periksa waktu itu, terdapat dugaan bahwa sebagian modal pendirian PT Satya Bajrah Gardapati mengalir dari dana PT Adicitra Anantara.

Dugaan ini menguatkan konstruksi dakwaan jaksa atas penggelapan dana perusahaan oleh terdakwa Patricia.

Sementara itu sisi lain, dari hasil investigasi lapangan terungkap fakta, mayoritas pekerja yang dipekerjakan oleh PT Satya Bajrah Gardapati merupakan eks karyawan PT Adicitra Anantara, baik tenaga cleaning service maupun security.

Bahkan sejumlah pekerja diketahui masih berstatus karyawan aktif PT Adicitra ketika perusahaan outsorcing milik Patricia mulai beroperasi.

Indikasi perpindahan terstruktur ini menimbulkan pertanyaan serius:

Apakah PT Satya Bajrah Gardapati dibangun menggunakan akses, kewenangan, dan sumber daya yang diperoleh Patricia dari perusahaan tempat ia bekerja sebelumnya?

Pertanyaan ini semakin mendapatkan sorotan mengingat jabatan terdakwa saat itu memberi akses penuh terhadap operasional dan keuangan perusahaan.

Proses perekrutan karyawan di PT Satya Bajrah Gardapati juga menjadi salah satu temuan penting.

Sejumlah karyawan yang di temui mengakui adanya keterlibatan terdakwa dalam memindahkan mereka ke perusahaan barunya, bahkan ada sebelum resmi keluar dari PT Adicitra waktu itu.

dengan adanya hal ini, dugaan penyalahgunaan wewenang pun semakin mengemuka, seperti akses data karyawan, akses terhadap mitra kerja, hingga kemungkinan pengalihan proyek ke perusahaan pribadi terdakwa.

Semua ini kini menjadi bagian dari konstruksi perkara yang tengah diuji di PN Tondano.

Sejumlah bukti yang diserahkan penyidik Polres Tomohon ke jaksa menunjukkan adanya aliran dana yang disinyalir tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh terdakwa saat menjabat Manager Umum PT Adicitra Anantara.

Pola transaksi mencurigakan ini kemudian dikaitkan dengan waktu pendirian PT Satya Bajrah Gardapati.

Jika terbukti di persidangan bahwa perusahaan tersebut memang berdiri dari uang PT Adicitra, maka perkara ini dapat berkembang menjadi skema pengalihan dana perusahaan untuk kepentingan pribadi.

Kasus ini kini memasuki fase fakta baru, Fakta-fakta baru yang mencuat di ruang sidang saat pemeriksaan saksi dari pihak terdakwa, pada selasa (18/11/2025) kemarin, ini menjadi ujian bagi penegak hukum untuk mengungkap kebenaran di balik pendirian perusahaan outsourcing tersebut.

Investigasi akan terus mengikuti setiap perkembangan persidangan serta menelusuri kepentingan-kepentingan tersembunyi yang mungkin berada di balik lahirnya PT Satya Bajrah Gardapati.(ara)

Fakta Lainnya

KAPOLRES MINAHASA TURUN TANGAN, TEGASKAN TAK ADA AMPUN DALAM KASUS DUGAAN PENCURIAN

11 Februari 2026 - 22:39 WITA

PAGI BERDARAH DI WEWELEN: TABRAKAN KERAS DI DEPAN INDOMART, TIGA JADI KORBAN

10 Februari 2026 - 21:23 WITA

Ngamuk Mabuk Bawa Parang, Teror Dini Hari di Katinggolan Berakhir di Sel Polisi

8 Februari 2026 - 07:30 WITA

Resmob Polres Minahasa Ringkus Dua Terduga Pelaku Penganiayaan Pelajar

4 Februari 2026 - 19:09 WITA

Resmob Minahasa Tancap Gas, Pelaku Bogem Perempuan Dibekuk

1 Februari 2026 - 01:04 WITA

Fakta Trending Headline