DFACTONEWS.COM,Minahasa – Komandan Kodim 1302/Minahasa, Letkol Inf Bonaventura Ageng F. Santoso, memimpin langsung kegiatan Gerakan Tanam Padi Bersama di Desa Touliang, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Kamis (28/8/2025) pukul 09.56 WITA.
Aksi nyata turun ke sawah bersama petani dan masyarakat ini menjadi bentuk dukungan penuh TNI terhadap program ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan itu, Dandim menegaskan bahwa pertanian merupakan salah satu sektor vital yang harus diperkuat dengan semangat gotong royong serta pemanfaatan teknologi dan inovasi.
“Gerakan ini bukan sekadar menanam, tetapi membangun kesadaran bersama bahwa pangan adalah kunci kemandirian bangsa. TNI hadir untuk memberi motivasi sekaligus memastikan petani mendapat dukungan moral dan teknis,” ujar Dandim
Kegiatan tersebut memiliki beberapa tujuan strategis, di antaranya: Menjamin ketersediaan pangan, khususnya beras, bagi masyarakat. Mendorong kemandirian petani melalui penerapan cara tanam modern. Memperkuat sinergi TNI, masyarakat, dan pemerintah daerah dalam sektor pertanian. Meningkatkan produktivitas pertanian dengan metode dan teknologi yang tepat. Menumbuhkan semangat gotong royong, sebagai pengikat solidaritas antara TNI dan rakyat.
Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini mencakup peningkatan hasil panen, terjaminnya stok pangan, pemberdayaan petani, serta penguatan kedaulatan pangan di daerah.
Kegiatan ini juga menjadi simbol kolaborasi lintas sektor. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, SS; Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi I, Ir. Sugeng Haryanti, M.Si., MT; Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Sulut, Danny Mamesah, SP; Kepala Dinas PU Minahasa, Daudson Rombon, ST; Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Minahasa, Evana Pangkey, SP; Sekcam Kakas Barat, Ruddy Kolang, S.Sos; serta Kepala Desa Touliang Oki, Arce Takulung, ST.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan tanam padi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah menuju kedaulatan pangan nasional.(ara)