DFACTONEWS.COM,MINAHASA — Pemerintah Kabupaten Minahasa terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui wadah koperasi. Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa, Dr. Lynda D. Watania, MM, M.Si, saat membuka secara resmi kegiatan Sosialisasi Koperasi Merah Putih, Selasa (29/7/2025).
Kegiatan ini dilaksanakan di dua titik wilayah, masing-masing Kantor Kelurahan Sendangan dan Kelurahan Sendangan Tengah, Kecamatan Kawangkoan. Selain membuka kegiatan, Sekda juga tampil sebagai narasumber utama dengan memaparkan peran strategis koperasi dalam menghadapi tantangan ekonomi lokal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Koperasi Minahasa, Kabag Tapem, Camat Kawangkoan, Lurah Sendangan, Lurah Sendangan Tengah, jajaran pengurus Koperasi Desa Merah Putih, serta elemen masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Sekda Lynda Watania menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih merupakan salah satu instrumen riil dalam mengatasi tekanan ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok, rendahnya daya beli, dan keterbatasan akses permodalan bagi UMKM.
“Koperasi harus menjadi ruang untuk saling menguatkan dan membangun sistem ekonomi yang inklusif,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa koperasi bukanlah milik segelintir orang, melainkan milik bersama yang dikelola secara kolektif untuk kesejahteraan seluruh anggotanya.
“Kunci dari keberhasilan koperasi adalah partisipasi aktif dari masyarakat itu sendiri. Sosialisasi ini kami harapkan membangkitkan kesadaran, semangat kebersamaan, dan kepedulian untuk membangun ekonomi dari tingkat paling bawah,” ujarnya.
Sekda Lynda turut mengajak seluruh elemen pemerintahan kelurahan, tokoh masyarakat, dan generasi muda agar bersinergi mendukung tumbuh kembangnya koperasi sebagai pilar ekonomi komunitas.
“Pembangunan ekonomi tidak cukup hanya dilakukan secara administratif dari atas, tetapi harus dimulai dari bawah—dari kekuatan komunitas. Koperasi Merah Putih harus menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa dalam mendorong transformasi ekonomi kerakyatan berbasis partisipasi dan solidaritas sosial