DFACTONEWS.COM,MINAHASA-Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Minahasa menggelar Pengajian Terpadu pada Sabtu (31/05/2025), diikuti oleh jajaran PDM, Pimpinan Daerah Aisyiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Kegiatan ini menjadi sarana konsolidasi ruhaniyah dalam menyambut datangnya bulan Dzulhijjah dan momentum ibadah Haji.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ketua IPM Minahasa, Januwar Lahilote, dan dipandu oleh Ketua Aisyiyah Minahasa, Sitti Daeng, sebagai pembawa acara.

Ceramah utama disampaikan oleh Ustad Drs. H. Samsudin Dali yang mengangkat tema “Keutamaan Shalat Sebagai Bekal Akhirat dan Keutamaan Puasa 8–9 Dzulhijjah”.
Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjaga shalat sebagai amal utama yang pertama kali dihisab di akhirat. Selain itu, beliau menjelaskan keistimewaan puasa pada tanggal 8 Dzulhijjah (Tarwiyah) dan 9 Dzulhijjah (Arafah), yang dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
“Shalat adalah tiang agama, dan puasa Arafah merupakan salah satu bentuk penghambaan tertinggi yang sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak menunaikan haji,” ujar Ustad Samsudin dalam ceramahnya yang penuh makna.
Sementara itu, Ketua PDM Muhammadiyah Kabupaten Minahasa dalam arahannya menegaskan nilai pahala dan keberkahan dari majelis ilmu. “Majelis seperti ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi ladang pahala dan bekal menuju akhirat. Ini harus terus dilestarikan di tengah warga Muhamadiyah,” tegasnya.
Pengajian terpadu ini mencerminkan semangat kebersamaan dan penguatan spiritualitas di kalangan warga Muhammadiyah.(ara)