SFACTONEWS.COM,Jakarta-Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengadakan sarasehan bersama para wartawan yang bertugas di lingkungan Istana Kepresidenan, pada Senin (21/04), bertempat di Wisma Negara, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat komunikasi publik guna memastikan masyarakat memperoleh informasi yang transparan, utuh, dan akurat terkait program, kebijakan, serta capaian pemerintahan.

Dalam sambutannya, Mensesneg menegaskan bahwa saat ini seluruh jajaran Kabinet Merah Putih tengah bekerja keras menjalankan berbagai program prioritas. Fokus utama pemerintah, menurutnya, adalah mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera melalui sejumlah inisiatif strategis seperti pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, serta program makan bergizi gratis bagi masyarakat.
“Pertemuan ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah untuk saling bertukar pandangan dan mempererat sinergi antara pemerintah dan media dalam menyampaikan pesan pembangunan kepada masyarakat,” ujar Prasetyo Hadi.
Dalam suasana dialog yang terbuka, Mensesneg juga menerima berbagai masukan dari para jurnalis serta mengajak mereka untuk turut serta membangun semangat optimisme dalam menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045.
Sarasehan ini juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Maret lalu, yang menekankan pentingnya komunikasi publik yang efektif. Presiden menyoroti perlunya narasi yang kuat dan intensif agar masyarakat memahami berbagai kebijakan dan capaian pemerintah.
“Banyak sekali yang sudah kita laksanakan semenjak Sidang Kabinet yang lalu. Mungkin karena banyaknya inisiatif kita, banyaknya terobosan kita, banyaknya kebijakan kita, mungkin narasi ke rakyat kurang sempurna, kurang intensif. Ini saya kira perlu kita perbaiki,” ujar Presiden Prabowo saat itu.
Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah berharap tercipta hubungan yang semakin erat dengan media sebagai mitra strategis dalam membangun kepercayaan publik dan memperkuat demokrasi.(ara)